Lima Kunci Rahasia Agar Doa Kita Didengar dan Dikabulkan Allah

Kita semua tentu menginginkan doa yang kita panjatkan didengar dan dikabulkan Allah SWT.

ADA lima untaian kunci rahasia terkabulnya doa.

Apa saja? Berikut uraiannya:

1. Ihsan

Ihsan artinya sekan-akan kita melihat Allah SWT dan jika tidak mampu berbuat demikian, hendaknya kita yakin bahwasanya Dia melihat kita.

Allah SWT senantiasa melihat dan memperhati kan tingkah laku kita baik perbuatan lahir atau batin. Karena itu, kita harus takut berbuat yang tidak baik, yakni perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT.

berdoa (net)

Kendati tak satu pun manusia yang mengetahuinya. Kita harus sadar bahwa Allah telah mengetahui. Dari itu kita harus selalu berbuat baik.

Orang yang ihsan adalah orang yang berhati baik, baik dalam perkataan dan baik pula dalam perbuatan.

Segala sesuatunya selaui disertai dengan niat yang baik pula. Jadi, orang ihsan bila berdoa kepada Allah, ia selalu merasa dirinya dekat kepada-Nya, menyampaikan permohonannya secara langsung dengan kata-kata yang tersusun baik.

Tidak mempunyai pikran lain kecuali Allah SWT semata yang ada di benak hati sanubarinya.

2. Khusyu’

Khusyu’ ialah memusatkan fikiran secara bulat-bulat kepada Allah SWT. Di samping fikiran terpu sat dan tetap ke hadirat Allah semata-mata, kita harus mendengarkan perkataan lisan dan per kataan hati kita dengan seksama serta memperhtikan pula maksud dan tujuannya.

Begitulah hendaknya keadaan kita sepanjang doa yang kita panjatkan sampai akhir.

3. Takwa

Orang yang bisa bersamaan dengan Allah SWT adalah orang yang takwa, karena orang yang bertakwa itu selalu tunduk dan patuh terhadap kehendak Allah SWT. Baik kehendaknya itu berupa takdir maupun perintah dan larangan.

Takdir yang berlaku atas dirinya atau apa yang belaku di luar dirinya, semuanya itu ia terima dengan hati yang tulus, dengan rasa syukur sebagai kemauan Allah SWT.

Perintah dan larangan selalu dijunjung dan ditaatinya sehingga dengan demikian ia dapat meresapkan kemauan Allah SWT yang haqiqi yang harus berlaku atas segala hamba-Nya.

Karena itu, apabila orang mau tunduk dan patuh kepada kehendak Allah SWT, maka Dia akan melapangkan jalan tempat kita berusaha dan bekerja.

4. Berkeyakinan

Kita berdoa tidak boleh mengenal bosan dan jemu atau kandas di tengah jalan. Kita berdoa bukan hanya sekali atau dua kali saja, tapi berulang-ulang.

Memang doa ini adakalanya kontan terkabul dan adakalanya juga lama sekali terkabulnya Sebab kehendak Allah berlaku menurut tadirnya, maka takdirnya sesuatu adalah sampai waktunya menurut takdir-Nya. Oleh karn itu, berdoa harus penuh pngharapan dan keyakinan.

Senantiasa berdoa setiap selesai shalat. Lakukanlah dengan penuh semangat, tidak mengenal jemu dan bosan. Jangan berhenti di tengah jalan. Berdoalah terus dengan harapan doa itu akan dikabulkan.

Berhenti di tengah jalan adalah putus asa. Sedangkan putus asa itu mengandung pengertian memutuskan hubungan dengan Dzat Yang memberikan pengabulan atas segala doa.

5. Berjihad

Yang dimaksud dengan berjihad di sini adalah kerja keras memeras keringat dan membanting tulang untuk mendapatkan sesuatu. Intinya, kita hars punya semangat yang berapi-api, upaya dan ikhtiar tak kenal menyerah demi mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.

Janganlah pula anda berdoa minta kaya, sementara anda sendiri hanya berpangku tangan untuk. Sebab, musta hil rezeki mau datang menghampiri dengan sendirinya. Ia harus diraih dengan kerja keras.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s